"KN5bfArmGu9c_GXUauz-2k0DfSQ"

Monday, July 23, 2012

Gender Kata Benda dalam Bahasa Spanyol

Dalam bahasa Spanyol, kata-kata benda memiliki jenis kelamin atau gender, yang terdiri dari Feminim dan  Maskulin. Bentuk pembedaan gender kata itu adalah penggunaan artikel yang di tempatkan (tidak selalu, tergantung dari konteks kalimat) sebelum sebuah kata benda.

Secara sederhana, pembedaan itu bisa dirumuskan sebagai berikut:
  • Kata-kata benda dengan akhiran huruf "o" pada umumnya memiliki artikel berjenis jender Maskulin (M). Artikelnya ditulis dengan kata "EL" atau bila plural ditulis "LOS". Contohnya: el libro (buku) / los libros (buku-buku), el gato (kucing) / los gatos (kucing-kucing), el canto (lagu) / los cantos (lagu-lagu)
  • Kata-kata benda dengan akhiran huruf "a" pada umumnya berartikel Feminim (F). Artikelnya ditulis dengan kata "LA" atau bila plural ditulis "LAS". Contohnya: la casa (rumah) / las casas (rumah-rumah), la flor (bunga) / las flores (bunga-bunga), la niña (anak perempuan) / las niñas (anak-anak perempuan)
  • Ada beberapa kekecualian pada pengelompokan jender ini. Dalam beberapa kata benda, artikel bisa jadi M atau F tergantung jenis kelamin seksualnya. Contohnya: el artista (artis laki-laki), la artista (artis perempuan) atau las artistas/los artistas bila plural.
Berikut penjelasan dari seorang guru berbahasa Spanyol.



Kali ini tidak saya berikan terjemahannya. Silahkan mencoba mendengarkan setelah membaca penjelasan di atas. Pelan-pelan kita akan mengerti kurang lebih apa yang dijelaskan, tanpa harus satu demi satu menerjemahkan apa yang dikatakan guru di atas. Selamat Mencoba.

Sumber: http://www.thespanishforum.com/spanish-video-lessons/el-genero-de-los-nombres

Tuesday, July 17, 2012

Membaca Alfabet Bahasa Spanyol (3)

Membaca Alfabet "C" dan "R"

Huruf 'c' dibaca dengan berbagai bunyi. 
  • Bila berdiri sendiri, huruf 'c' dibaca dengan bunyi "se", seperti pada kata "seka".
  • Bila dilekatkan pada kata yang berhuruf 'a', 'o' dan 'u' dalam bahasa Spanyol diucapkan seperti mengucapkan 'k' dalam bahasa Indonesia. Contohnya pada kata-kata Spanyol berikut: "carta" (surat) dibaca "karta", "color" (warna) dibaca "kolor", "cuaderno" (buku kecil) dibaca "kuaderno".
  • Bila dilekatkan pada kata dengan huruf vokal 'e' dan 'i' maka berbunyi seperti pengucapan poin pertama, dengan awalan seperti bunyi "s". Contoh dalam kata-kata Spanyol misalnya: "cenicero" (asbak) dibaca "senisero", "cielo" (langit, surga) dibaca "sielo".
  • Secara sederhana, saya biasa menghafal dengan rumus: "ka-ko-ku-se-si"
Huruf 'r' sebenarnya tak begitu khusus dalam pengucapannya, mengingat orang Indonesia mengucapkan huruf tersebut dengan bunyi yang cukup kuat. Namun demikian, meski tidak terlalu mendasar, dalam bahasa Spanyol ada pembedaan cara membaca dari bunyi yang kita ucapkan; yang kuat dan yang lemah. 
  • Huruf 'r' dobel (ditulis 'rr') dan 'r' dibelakan huruf 'l' dan 'n' diucapkan secara kuat. Contohnya: "carro" (mobil) dan "perro" (anjing)
  • Huruf 'r' diucapkan lemah dalam kata-kata Spanyol lain yang menggunakan 'r'. Contohnya: "caro" (mahal), "abrazo" (pelukan), "flor" (bunga).
Berikut penjelasan singkat dari seorang guru berbahasa Spanyol, yang kalimat-kalimatnya tertera dalam teks di bawah beserta terjemahannya.


El Alfabeto (3) - Las letras "C" y "R"
Pilar. Bienvenidos un día más a las clases de español en la Escuela Tilde.
En la sesión de hoy vamos a centrarnos en la pronunciación de la letra ‘c’.
La letra ‘c’, en combinación con las diferentes vocales, se pronuncia de manera diferente. Por ejemplo, con las vocales ‘a’, ‘o’ y ‘u’ representa el sonido ‘k’. Vamos a poner algunos ejemplos como son: “carta”, “color” o “cuaderno”.
Sin embargo, esta letra, en combinación con la vocal ‘e’ y la vocal ‘i’, en el español de Castilla representa el sonido ‘ce’. Por ejemplo, “cenicero” o “cielo”.
Voy a daros algunos otros ejemplos, más ejemplos, del sonido de la letra ‘c’ con el sonido ‘k’. Por ejemplo: “caracol, “color”, “curso”, “claro”, “cámara”, “oscuro”.
Y vamos con otros ejemplos donde la letra ‘c’ se pronuncia con sonido ‘ce’: “cesta”, “cena”, “encima”, “acero”, “cero”.
Vamos a ver otra letra que se pronuncia de forma diferente dependiendo de la posición que adquiere dentro de una palabra: es la letra ‘r’.
La letra ‘r’ se pronuncia de forma fuerte, por ejemplo, cuando introduce una palabra: es el caso de “Ramón”. También se pronuncia fuerte cuando va detrás de la letra “l”: “alrededor”. O cuando va detrás de la letra “n”: “Enrique”. Y también se pronuncia fuerte cuando dobla: es el caso de “perro”.
En los demás casos, la pronunciación es suave. Por ejemplo: “caro”, “señor”, “abrazo”, “transporte”, “gracias”, “flor”.
Vamos a ver más ejemplos en el repaso que os damos a continuación.



Alfabet (3) – Huruf “C” dan “R”

Pilar. Selamat datang sehari lagi di kelas bahasa Spanyol di Sekolah Tilde.
Pada sesi hari ini kita akan membahas tentang pengucapan huruf ‘c’.
Huruf ‘c’, dengan kombinasi degnan beragam vocal, diucapkan dengan cara yang berbeda-beda. Contohnya, dengan huruf vocal ‘a’, ‘o’ dan ‘u’ diucapkan dengan bunyi  ‘k’. Contohnya pada kata-kata Spanyol yang artinya: “siput”, “warna”, “kursus”, “jelas”, “kamera”, “gelap”.
Dan mari dengan contoh lain di mana huruf ‘c’ diucapkan dengan bunyi ‘se’: (pada kata-kata Spanyol di atas dengan arti) “keranjang”, “makan malam”, “di atas”, “baja”, “nol”.
Mari kita lihat huruf lain yang diucapkan dengan cara beragam tergantung dari posisi mana huruf itu diletakkan di sebuah kata: yakni huruf ‘r’.
Huruf ‘r’ diucapkan dengan cara yang kuat, contohnya, bila mengawali sebuah kata: misalnya pada kata “Ramon”. Juga diucapkan secara kuat waktu berada di belakang huruf “l”: pada kata Spanyol yang berarti “di sekitar”. Atau bila ada di belakan huruf “n”: nama orang “Enrique”. Dan juga diucapkan kuat bila ada dua huruf ‘r’: contohnya pada kata Spanyol yang artinya “anjing”.
Dalam kasus lain, diucapkan dengan lembut. Misalnya pada kata-kata Spanyol: “mobil”, “tuan”, “pelukan”, “transportasi”, “terima kasih”, “bunga”.
Mari kita lihat lebih banyak contoh pada latihan-latihan yang akan kita berikan pada kalian berikutnya.



Monday, July 16, 2012

Membaca Alfabet Bahasa Spanyol (2)

Pengucapan Huruf 'G'


Huruf 'g' dalam bahasa Spanyol diucapkan dengan beragam bunyi. 

  • Bila ia berdiri sendiri, diucapkan dengan bunyi "he" seperti dalam pengucapan "ham" pada kata "alhamdullilah". Jadi 'g' diucapkan "he"
  • Bila terletak pada sebuah kata dan melekat pada huruf 'a', 'o' dan 'u' maka diucapkan seperti pengucapan huruf 'g' dalam bahasa Indonesia, seperti pada kata "gergaji". Dalam beberapa kata Spanyol misalnya: "gato" (kucing) diucapkan seperti pada kata "gampang", "gordo" (gemuk) diucapkan seperti pada kata "gombloh", "guapo" (tampan) diucapkan seperti pada kata "gundul".
  • Bila melekat pada suku kata "ue" dan "ui" juga diucapkan seperti huruf 'g' dalam bahasa Indonesia. Pada kata-kata Spanyol misalnya: "guerra" (perang), diucapkan "gerra" seperti pada ucapan "gerakan", atau kata "guitarra" (gitar) yang diucapkan "gitarra" seperti pada kata "girang".
  • Secara sederhana, saya mengingatnya dengan rumus : "ga-go-gu-he-hi"
Berikut penjelasan langsung dari seorang guru berbahasa Spanyol, yang bisa diikuti pada video berikut.




El Abecedario – Letra ‘G’


Pilar. Bienvenidos a la Escuela de Español Tilde.
En la sesión de hoy vamos a centrarnos en el estudio de las letras que pueden representar sonidos diferentes. Este es el caso de la letra ‘G’.
La letra ‘G’ puede representar un sonido suave, aquí lo tenemos, en combinación con las vocales ‘A’, ‘O’, ‘U’. Por ejemplo, tenemos la palabra “gato”, o la palabra “gordo”, o la palabra “guapo”, con sonido suave.
Esta letra, en combinación con las vocales ‘E’ o ‘I’, necesita la intermediación de la letra, de la vocal “U”, que no se pronuncia pero que nos sirve para dar un sonido suave. Por ejemplo, “guerra” o “guitarra”.
Sin embargo, la letra ‘G’ también puede representar un sonido fuerte que representamos con una [X] y que, en combinación con la vocal ‘E’, con la vocal ‘I’, pronunciaríamos “gente” o “gitano”.
Vamos a ver otros ejemplos de pronunciación suave, donde la letra ‘G’ tiene una pronunciación suave. Por ejemplo: “ceguera”, “gas”, “gota”, “grande”, “gusano”, “Gutiérrez” y “gamo”.
Y como pronunciación fuerte tenemos otros ejemplos como son “gimnasia”, “agenda”, “gesto”, “tragedia”, “generoso”, “general”.

Alfabet dalam bahasa Spanyol - Huruf 'G'

Pilar. Selamat datang di Sekolah Bahasa Spanyol Tilde.
Dalam sesi ini kita akan memusatkan belajar kita pada huruf-huruf yang bisa diucapkan dengan berbagai bunyi yang berbeda. Dalam hal ini kita akan membahas tentan huruf 'G'.
Huruf 'G' bisa diucapkan dengan bunyi ringan, di sini kita mempunyai contoh, dalam kombinasi dengan huruf-huruf vokal 'A', 'O', 'U'. Contohnya, kita punya dalam kata-kata Spanyol "kucing", atau kata "gemuk", atau kata "tampan", dengan bunyi ringan.
Huruf ini, dalam kombinasi dengan huruf vokal 'E' atau 'I', memerlukan huruf intermediasi atau penghubung "U", yang tidak diucapkan tetapi berguna untuk memberikan bunyi ringan. Cohtohnya, dalam kata-kata Spanyol, "perang" atau "gitar". 
Namun demikian, hurf 'G' juga bisa berbunyi kuat yang kita wakilkan dengan sebuah (X) dan yang, dalam kombinasi dengan huruf vokal 'E' dan 'I, kita ucapkan kata dalam bahasa Spanyol "orang" atau "gipsi".
Mari kita lihat contoh-contoh lain dari pengucapan yang ringan, di mana huruf 'G' puny pengucapan ringan. Contohnya: dalam kata-kata Spanyol "kebutaan", "gas", "tetesan", "besar", "ulat", nama orang “Gutiérrez” dan "rusa'.
Dan pada pengucapan kuat kita punya contoh seperti pada kata-kata Spanyol "pesenam", "jadwal", "sikap", "tragedi", "murah hati", "umum"

Friday, July 13, 2012

Membaca Alfabet Bahasa Spanyol

Pengucapan huruf dalam bahasa Spanyol sebenarnya tidak sulit. Karena huruf-hurufnya kebanyakan dibaca sama seperti kalau kita membaca huruf dalam bahasa Indonesia.  Bedanya, ada beberapa huruf yang memang khas bahasa Spanyol yang sama sekali tak kita jumpai dalam daftar alfabet dalam bahasa Indonesia. Pengucapan huruf-huruf khas itu tentu saja berbeda dan sama sekali baru bagi para pengguna bahasa Indonesia. Berikut adalah sebuah pembahasan sederhana yang disampaikan seorang guru dari Spanyol, yang semoga bisa kita ikut bersama dalam video berikut. Di bawahnya, terdapat teks yang ia buat dan saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, agar kita yang berbahasa Indonesia bisa mengikuti kurang lebih makna yang disampaikan dalam video. Selamat belajar!



 El Abecedario
Pilar. ¡Hola! Bienvenidos a las clases de español en la Escuela Tilde.
Hoy practicamos el alfabeto. Así que escucha atentamente el sonido de las letras:
[Pilar lee el alfabeto]
Las letras en español son femeninas y en general existe bastante correspondencia entre cómo escribimos y cómo pronunciamos.
Te invito a que repitas conmigo la pronunciación de las siguientes palabras: “vaso”, “coche”, “libro”, “silla”, “casa”, “mesa”, “llave”, “teléfono”, “lápiz”, “manos”.
Observa que en español las letras ‘B’ y ‘V’ representan un mismo sonido. Por ejemplo, “vaso”, “botella”, “cambio”, “vista”.
De igual manera, las letras ‘LL’ e ‘Y’ también representan un único sonido. Por ejemplo: “llover”, “playa”, “pollo”, “ayudar”.
En español, también existen grupos de letras que representan un solo sonido: aquí tenemos la ‘CH’, la ‘LL’ y la ‘QU’, y algunos ejemplos como “chocolate”, “queso y “tortilla”. Curiosamente, en español existen muchos nombres de comidas que llevan estos grupos de letras. Mira la lista que te damos en el repaso.

Pengucapan Huruf-huruf Spanyol

Pilar. Hai! Selamat datang di kelas Bahasa Spanyol di Sekolah Bahasa Tilde.

Hari ini kita memraktekkan cara membaca alfabet. Maka, dengarkan dengan seksama bunyi tiap huruf yang diucapkan.

(Pilar membaca alfabet)

Huruf-huruf dalam bahasa Spanyol berjenis kelamin feminim dan umumnya ada cukup banyak hubungan antara bagaimana kita menulis dan bagaimana membacakannya.

Saya mengundangmu untuk mengulangi bersama saya pengucapan kata-kata berikut ini (ucapkan kata-kata di atas, yang artinya):  “cangkir”, “mobil”, “buku”, “kursi”, “rumah”, “meja”, “kunci”, “telepon”, “pinsil”, “tangan”.

Amatilah, dalam bahasa Spanyol huruf B dan V diwakili dengan bunyi yang sama. Contohnya: dalam pengucapan kata spanyol yang artinya “cangkir”, “botol”, “perubahan”, “penglihatan”

Demikian juga huruf LL dan  Y juga diucapkan dengan bunyi yang sama. Contohnya: pada kata-kata Spanyol yang artinya “hujan”, “pantai”, “ayam”, “membantu”

Dalam bahasa Spanyol juga ada sekelompok huruf yang pengucapannya hanya satu bunyi: di sini kita punya contoh CH, LL dan QU, dan beberapa contoh pada kata-kata Spanyol yang artinya “cokelat”, “keju” dan makanan dari Meksiko yang diucapkan “tortiya”

Menariknya, dalam bahasa Spanyol ada banyak nama makanan yang memakai huruf-huruf ini. Lihatlah daftar yang kita berikan padamu di latihan berikut.

Friday, June 22, 2012



Dalam bahasa Spanyol semua kata benda memiliki gender (jenis kelamin): maskulin atau feminin 

contoh,

maskulin
libro (buku)
puerto (pelabuhan)
tío(paman)
ojo (mata)
zapato (sepatu)
feminin
casa (rumah)
boca (mulut)
cama (tempat tidur)
mesa (meja)
tía (bibi)

Perhatikan dengan seksama akhiran kata-kata tersebut.  Nah, tentu teman-teman dapat memberikan kesimpulan bahwa kata-kata yang berkahiran “o” adalah kata benda maskulin sementara kata-kata benda yang berakhiran “a” adalah feminin.  Ya, benar bahwa  ” KATA BENDA YANG BERAKHIRAN “O” ADALAH MASKULIN DAN KATA BENDA BERAKHIRAN “A” ADALAH FEMININ. “
Tentu teman-teman akan bertanya, apakah semua kata benda berakhiran “o” atau” a’? Tentu saja tidak. Tetapi ini adalah salah satu rumus umum selanjutnya kita akan melihat kata benda-kata benda lainnya yang tidak berakhiran “o” atau “a”

feminin
Kata benda yang berakhiran :ión
Televisión (tv)
Comisión (komisi)
Tradición (tradisi)
Ambición (Ambisi)

Semua kata kerja yang berakhiran : dad
Actividad (kegiatan)
Universidad (universitas)
Publicidad (publikasi)
Efectividad (efektifitas)
Oportunidad (kesempatan)
Legalidad (lagalitas)
Unidad (kesatuan)

maskulin
coche (mobil)
lápiz (pensil)
coche (mobil)
azucar
feminin
Luz
Pared
sal

Catatan :
Biasanya di dalam kamus anda akan menemui hal berikut ini (m) coche, (f) casa
penambahan  (m) merujuk pada maskulin atau (f) merujuk pada feminin.

Untuk mengubah kata benda tunggal menjadi jamak dalam bahasa Spanyol tidak terlalu sulit,  mari kita lihat;

libro > libros
puerto > puertos
tío > tíos
casa > casas
boca > bocas
cama> camas
Televisión > televisiones 
Comisión > comisiones
Actividad> actividades
Universidad > universidades

Jika teman-teman perhatikan baik-baik perubahan dari kata benda singular menjadi kata benda plural maka ada sedikit perubahan, kata benda yang berakhiran vokal, cukup menambakan ‘s’ sementara kata benda yang berakhiran konsonan ditambah ‘es’.
Dengan catatan bahwa kata yang berakhiran ‘z’ akan berubah menjadi ‘c’ sperti contoh berikut
lápiz > lápices
nariz > narices


ARTIKEL

Dalam bahasa Spanyol kita akan melihat beberapa artikel. Pada bagian ini marilah kita pelajari dua bagian saja, yakni
Artículo definido
Artículo indefinido

Artículo definido
el dan la yang artinya “itu” ( the dalam bahasa Inggris)
el libro
la casa
Mengapa terdapat perbedaan el dan la ? dan kapan kita mengetahui perubahaan tersebut?
Perubahaan artikel tersebut tergantung dari gender kata bendanya : el untuk kata benda maskulin dan la untuk kata benda feminin.
Dalam bentuk pluralnya menjadi :
los libros
las casas
Kita mengunakan el/la/los/las, untuk menunjukkan benda yang sudah diketahui sebelumnya.

Artículo indefinido
un dan una yang artinya sebuah (dalam bahasa Inggris dikenal ‘a’)
un libro ( sebuah buku)
una casa (sebuah rumah)
Mengapa terdapat perbedaan un dan una ? dan kapan kita mengetahui perubahaan tersebut?
Perubahaan artikel tersebut tergantung dari gender kata bendanya : un untuk kata benda maskulin dan una untuk kata benda feminin.
Dalam bentuk pluralnya menjadi:
unos libros
unas casas
Kita mengunakan un/una/unos/unas untuk merujuk pada benda yang belum kita ketahui secara jelas.

Indefinidos
Defenidos
Masculino
Femenino
Masculino
Femenino
Singular
Un amigo
Una amiga
El amigo
La amiga
Plural
Unos amigos
Unas amigas
Los amigos
Las amigas

Saya kira penjelasan ini tidak rumit, bukan? Nah, sekarang anda kembali ke pelajaran kata benda dan tempatkanlah artikel tersebut.  Selamat mencoba! Jika teman-teman kurang mengerti, dengan senang hati kami membantu.
Tambahan
a + el menjadi al. Contoh : Quiero ir al museo . ( Saya ingin pergi ke museum itu)
de + el menjadi del. Contoh : Vengo del museo. (Saya datang dari museum)

Mari kita lihat kata sifat penunjuk (adjetivos demostrativos) dalam bahasa Spanyol.
Masculino
Femenino
Singular
Plural
Singular
Plural
este (ini)
estos
esta
estas
ese (itu)
esos
esa
esas
aquel (sana)
aquellos
aquella
aquellas

Contoh :
Este libro es muy caro.  Estos libros son muy caros.
Esta casa tiene un garaje. Estas casas tienen un garaje. 
Quiero ver ese diccionario. Quiero ver esos diccionarios.
No puede ir a esa ciudad. No puedo ir a esas ciudades.

Friday, June 15, 2012

Bagian  I


SALUDOS Y PRESENTACION
Salam dan Perkenalan

Un diálogo 
Fernando    : ¡Hola! Me llamo Fernando Torres (Hai, namaku Fernando Torres)
María           : ¡Hola! ¿Qué tal? (Hai.  Apa kabar)
Fernando     : ¿Cómo te llamas? (Siapa namamu?)
Maria           : María
Fernando     : ¿De dónde eres? (Dari mana kamu berasal?)
María         : Soy española, de Madrid. ¿Y tú? (Aku orang Spanyol, dari Madrid. Dan kamu?)
Fernando     : Soy mexicano. ¿Dónde vives? (Saya orang Meksiko. Kamu tinggal di mana?)
María            : ¿Vivo en Londres? ¿Y tú? (Aku tinggal di London. Dan kamu?)
Fernando     : Yo vivo en Los Angeles. (Saya tinggal di Los Angles)

Praktikkan dialog di atas dengan mengganti informasi yang ada di dalamnya, menyesuaikan dengan identitasmu (nama, asal, tempat tinggalmu sendiri).

Bahasan
Berikut adalah teks yang terdapat dari percakapan tersebut:
  • ¡Hola! Me llamo Fernando Torres
  • ¿Cómo te llamas?
  • ¿Dónde vives?
  • Vivo en Londres. ¿Y tú?
  • Yo vivo en Los Angeles.
  • ¡Hola! ¿Qué tal?
  • ¿De dónde eres?
  • Soy española, de Madrid. ¿Y tú?
  • Soy mexicano.

Mari kita bahas satu persatu kalimat dalam percakapan tersebut :
¡Hola! Me llamo Fernando Torres.
Kata yang digarisbawahi merupakan kata kerja dalam kalimat tersebut. Secara lengkap dua kata tersebut berasal dari "Yo me llamo". Tetapi dalam bahasa Spanyol subjek Yo dapat diucapkan dapat juga tidak. Artinya tidak berubah, diucapkan atau tidak diucapkan. Dalam bahasa tulisan pun hal ini berlaku.
Dalam semua bahasa, kata kerja adalah kata yang paling penting. Kata kerja ibarat tulang pungung.
Mari kita cari kata kerja dari kalimat Yo me llamo. Kata kerjanya adalah me llamo. Kata kerja ini adalah kata kerja yang sudah berubah dari kata kerja dasarnya. Kata kerja dasarnya adalah llamar(se). Kata kerja dalam bentuk seperti ini akan kita pelajari pada pelajaran-pelajaran berikutnya. Pada hari pertama ini kita akan mempelajari kata kerja yang lebih umum.
Mari kita lihat kalimat berikutnya adalah :
¿Cómo te llamas?Kata kerja dari kalimat tersebut adalah te llamasKata kerja dasarnya adalah llamar(se).
Kalimat berikutnya adalah
Vivo en Londres : Secara lengkap kalimat ini adalah  "¿ Yo vivo en Londres?" . Kata “yo” dapat diucapkan atau tidak tanpa mengubah arti kalimat ini. Sekarang mari kita lihat kata kerja dari kalimat ini, yakni : vivo, kata ini beras dari kata kerja dasar vivir.
Kalimat lain adalah: ¿Dónde vives? Kata kerja dari kalimat ini adalah: vives, yang berasal dari kata kerja dasar vivir.
Kalimat selanjutnya:
¿De dónde eres, María?
Kata eres adalah kata kerja bantu yang artinya adalah. Jika teman-teman mengetahui bahasa Inggris, eres = are. eres adalah Tú. Sekalipun kata tersebut tidak diucapkan tetapi tidak mengubah artinya sama sekali. Subjek kata eres adalah Tú. Sekalipun kata tersebut tidak diucapkan tetapi tidak mengubah artinya sama sekali.
Jika telah membaca dengan seksama apa yang telah dijelaskan di atas maka jelas terlihat adanya perubahaan kata kerja dasar. Contoh, vivir dapat berubah menjadi vivo atau vives. Perubahaan tersebut tergantung dari subjeknya (yo, tú, etc.)
Perubahaan kata kerja sesuai dengan subjek disebut dengan KONJUGASI. Semua kata kerja bahasa Spanyol memiliki kata kerja dasar. Dengan mengetahui kata kerja dasar tersebut kita akan mengetahui pula konjugasinya. Kata kerja bahasa Spanyol digolongkan dalam tiga akhiran :
kata kerja berakhiran -ar seperti : estudiar, preguntar, hablar (belajar, bertanya, berbicara)
kata kerja berakhiran – er seperti : comer, beber (makan, minum)
kata kerja berakhiran - ir seperti : vivir, escribir (tinggal, menulis)

Bahasa Percakapan
¡Hola! ¿Qué tal?
¿Qué tal?  Kata ini tepatnya digunakan dalam percakapan antar orang yang seusia atau dalam suasana pertemanan.
Saat bertemu
¡Hola! (Hai)
¿Cómo estás? (Apa kabar?)
¿Qué tal? (Apa kabar?)
Buenos días. (Selamat pagi)
Buenas tardes.(Selamat sore)
Buenas noches. (Selamat malam)
Saat berpisah
¡Adiós! (Selamat berpisah)
Hasta mañana (Sampai besok)